Python AI

Modul Ajar KKA X PPLG - 17 September 2026
FASE E / KELAS X PPLG 17 SEPTEMBER 2026

SMK MA'ARIF WALISONGO KAJORAN

Alamat: Jl. Raya Kajoran No. 12, Magelang, Jawa Tengah | Email: info@smkmaarifkajoran.sch.id

MODUL AJAR PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)

MATA PELAJARAN: KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL (KKA)

Skenario Spesifik Pertemuan: Kamis, 17 September 2026 (2 JP × 45 Menit)

A. IDENTITAS MODUL

Nama Penyusun / Guru Muhamad Adnan
Satuan Pendidikan SMK Ma'Arif Walisongo Kajoran
Fase / Kelas / Semester Fase E / Kelas X PPLG / Semester 1 (Ganjil)
Program Keahlian Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG)
Elemen Capaian Pembelajaran Algoritma Pemrograman & Kecerdasan Artifisial
Materi Pokok Pertemuan Logika Percabangan (If-Else Statement) Python & Prompt Engineering Asisten AI untuk Debugging Kode
Alokasi Waktu / Pertemuan 2 JP (2 × 45 Menit = 90 Menit) / Pertemuan Ke-6 (17 September 2026)
Moda & Model Pembelajaran Tatap Muka Praktik Laboratorium / Deep Learning dengan Problem-Based Learning

B. IDENTIFIKASI MURID & KESIAPAN BELAJAR

1. Pengetahuan Awal Murid: Murid telah memahami konsep variabel, tipe data dasar (String, Integer), dan sintaks cetak dasar pada Python. Sebagian murid sudah mulai terbiasa melihat pesan kesalahan (error message) pada layar komputer/HP, namun membutuhkan bimbingan untuk mendiagnosis penyebabnya.

2. Profil Kesiapan Belajar X PPLG: Murid dibagi menjadi 3 tingkatan kesiapan belajar untuk penerapan diferensiasi instruksi:

  • Kelompok Mahir: Mampu menyusun struktur percabangan bertingkat (nested if-elif-else) dan merumuskan instruksi prompt AI secara presisi.
  • Kelompok Berkembang: Mampu menyusun percabangan ganda sederhana (if-else) dan membaca pesan kesalahan dasar.
  • Kelompok Perlu Bimbingan: Masih membutuhkan panduan visual serta templat instruksi prompt dasar untuk mengeksekusi program.

C. HASIL PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)

Mindful Learning (Sadar & Fokus)

Murid bersikap tenang dan analitis ketika menghadapi pesan error program, tidak panik, serta secara sadar menggunakan logika kondisi untuk mengontrol alur eksekusi aplikasi.

Meaningful Learning (Bermakna)

Murid memahami bahwa teknologi AI bukan sekadar alat salin-rekat (copy-paste), melainkan mitra kolaborasi untuk melatih kemampuan memecahkan masalah koding (debugging).

Joyful Learning (Menyenangkan)

Murid menikmati tantangan simulasi "AI Pair Programmer" di mana murid bertindak sebagai arsitek logika dan AI sebagai asisten penelaah kode.

Profil Pelajar Pancasila: Bernalar Kritis (menganalisis ekspresi kondisi Boolean), Mandiri (mengoreksi galat koding), dan Gotong Royong (diskusi logika penyelesaian masalah kelompok).

D. TUJUAN PEMBELAJARAN & KKTP

Tujuan Pembelajaran Pertemuan (17 September 2026):

Murid mampu menganalisis dan mengimplementasikan struktur logika percabangan (if-else) pada pemrograman Python serta memanfaatkaan Prompt Engineering dengan asisten AI untuk memecahkan galat program secara efisien dan bertanggung jawab.

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP):

  1. Menyusun ekspresi logika Boolean (kondisi perbandingan & operator relasional) pada Python secara tepat.
  2. Mengimplementasikan struktur pengkondisian if, elif, dan else pada studi kasus logika aplikasi nyata.
  3. Merumuskan instruksi prompt yang efektif pada asisten AI untuk mendiagnosis pesan kesalahan (debugging) tanpa kehilangan pemahaman mandiri.

E. PEMAHAMAN BERMAKNA & PERTANYAAN PEMANTIK

Pemahaman Bermakna:

"Kecerdasan Artifisial adalah asisten terbaik bagi pemrogram, namun penentu arah keputusan dan penguji kebenaran logika utama tetap terletak pada pemikiran kritis manusia."

Pertanyaan Pemantik (Mindful Starter):

"Bagaimana cara aplikasi e-commerce mengetahui apakah uang kamu cukup untuk membayar belanjaan atau apakah password yang kamu masukkan sudah sesuai?"

F. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN (90 MENIT)

1. KEGIATAN PENDAHULUAN (Mindful Check-in & Readiness) 15 Menit

Orientasi Berkesadaran (Mindful STOP Technique):

  • Guru menyapa murid dengan hangat, memimpin doa, dan mengondisikan fisik serta mental murid.
  • Guru mengajak murid melakukan latihan pernapasan tenang (narik napas 4 detik, tahan 2 detik, hembuskan 4 detik) untuk melepaskan beban mental dan menyiapkan fokus logika koding.

Apersepsi & Keterhubungan Kontekstual:

  • Guru menampilkan potongan program Python dengan kesalahan indentasi (IndentationError) di proyektor.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Apa yang terjadi jika perintah pengkondisian di komputer tidak memiliki aturan cabang yang jelas?"
2. KEGIATAN INTI (Deep Learning - PBL & AI Pair Programming) 60 Menit

Fase 1: Orientasi Masalah Logika & AI Prompting (10 Menit)

Guru mendemonstrasikan struktur if-elif-else pada Python dan cara bertanya yang tepat kepada AI (Prompt Engineering): "Bantu saya menganalisis error berikut tanpa langsung memberikan jawaban utuh, berikan petunjuk di baris berapa kesalahan terjadi."

Fase 2: Pengorganisasian Kelompok & Peran (10 Menit)

Murid bekerja berpasangan (1 PC / HP per pasang). Setiap kelompok mengambil peran: Murid A sebagai Logic Navigator (perancang alur), dan Murid B sebagai Code Driver (penulis sintaks & prompter AI).

Fase 3: Penyelidikan Praktik & Scaffolding (25 Menit)

  • Kelompok Perlu Bimbingan: Mengerjakan program penentuan kelulusan nilai (jika nilai >= 75 Lulus, jika tidak Remidi) dengan draf kode awal.
  • Kelompok Berkembang: Mengerjakan program penentuan kategori usia atau diskon belanja bertingkat (Diskon 20%, 10%, 0%).
  • Kelompok Mahir: Mengerjakan program validator kata sandi & batas percobaan login interaktif dengan analisis galat AI mandiri.

Fase 4: Penyajian & Peer Code Review (15 Menit)

Dua kelompok menyajikan hasil kode program dan mendemonstrasikan bagaimana prompt AI membantu mereka mengatasi kendala sintaks saat praktikum.

3. KEGIATAN PENUTUP (Refleksi & Metakognisi) 15 Menit

Refleksi Metakognitif Murid:

Murid mengisi Jurnal Refleksi Digital / Kertas 3 Menit:

  • Pelajaran berharga apa yang saya peroleh saat menyusun logika percabangan hari ini?
  • Bagaimana perasaan saya ketika berhasil memperbaiki error kode menggunakan petunjuk AI?

Apresiasi: Guru memberikan masukan positif terhadap proses kolaborasi murid dan menyampaikan pengantar materi pekan depan (Struktur Perulangan / Loop).

G. PLAN ASESMEN PEMBELAJARAN

1. Asesmen Diagnostik

Tanya jawab singkat mengecek pemahaman variabel dan operator perbandingan (==, >, <).

2. Asesmen Formatif (Proses)

Observasi unjuk kerja penyusunan blok pengkondisian if-else, kerapian indentasi, dan ketepatan prompt AI.

3. Asesmen Sumatif (Produk)

Penilaian program Python teruji yang bebas error dan memenuhi kriteria kasus pengkondisian.

H. LAMPIRAN LEMBAR KERJA MURID (LKPD)

LEMBAR PRAKTIK KODING PYTHON & PROMPT ENGINEERING

Studi Kasus: Sistem Penentuan Kategori Harga Tiket Masuk Destinasi Wisata

# Kode Praktik Python Percabangan
usia = int(input("Masukkan Usia Anda: "))

if usia < 5:
    harga = 0
    kategori = "Balita (Gratis)"
elif usia <= 12:
    harga = 10000
    kategori = "Anak-anak"
elif usia <= 60:
    harga = 20000
    kategori = "Dewasa"
else:
    harga = 10000
    kategori = "Lansia (Diskon 50%)"

print("Kategori:", kategori)
print("Total Bayar: Rp", harga)

Tugas Praktik: Ketik kode di atas, ujilah dengan berbagai nilai usia, dan buat modifikasi untuk memberikan diskon tambahan 10% jika pengunjung membawa kartu pelajar!

Mengetahui,

Kepala SMK Ma'arif Walisongo Kajoran

Maksum, S.Pd.I

NIP. -

Kajoran, 17 September 2026

Guru Pengampu

Muhamad Adnan

NIP. -

Chat WhatsApp